MATERI KELOMPOK 11
A.
PENGERTIAN
DISIPLIN SEKOLAH DAN MASYARAKAT
a)
Disiplin disekolah
Disiplin
adalah
suatu kondisi yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian
perilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan,
keteraturan dan ketertiban. Disiplin akan membuat seseorang tahu dan dapat
membedakan hal-hal apa yang seharusnya dilakukan, yang wajib dilakukan, yang
boleh dilakukan, yang tak sepatutnya dilakukan (karena merupakan hal-hal yang
dilarang).
Suratman
memberikan pengertian disiplin sebagai suatu ketaatan yang
sungguh-sungguh dan didukung oleh kesadaran untuk menunaikan tugas dan
kewajiban serta sikap dan perilaku sesuai dengan aturan atau tata kelakuan yang
semestinya di dalam suatu lingkungan tertentu (Suratman, 1999: 32). Perilaku
disiplin seperti tepat waktu, tertib, jujur, tepat janji dapat diwujudkan dalam
kehidupan sehari-hari (Muhamad, 2003: 13).
Bentuk-bentuk
Kedisiplinan di Sekolah
Kedisiplinan
siswa jelas akan mempengaruhi perilaku lainnya di lingkungan manapun baik di
lingkungan rumah, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Oleh karena
itu, kedisiplinan anak (siswa) mencakup:
1.
Kedisiplinan di rumah dan lingkungan
masyarakat, seperti ketaqwaan terhadap tuhan yang maha Esa, melakukan kegiatan
secara teratur, melakukan tugas-tugas pekerjaan rumah tangga (membantu orang
tua), menyiapkan dan membenahi keperluan belajarnya, mematuhi tata tertib di
rumah, dan mempunyai kepedulian terhadap lingkungan.
2. Kedisiplinan di lingkungan sekolah di mana
anak sedang melakukan kegiatan belajarnya. Di lingkungan sekolah kedisiplinan
ini diwujudkan dalam pelaksanaan Tata Tertib Sekolah.
Dalam
Tata Tertib Sekolah antara lain disebutkan oleh Soemarmo (1998:67), bahwa
sekolah adalah sumber disiplin dan tempat berdisiplin untuk mencapai ilmu
pengetahuan yang dicita-citakan. Di dalam.
Dalam tata tertib sekolah disebutkan bahwa siswa
mempunyai kewajiban:
1. harus bersikap sopan dan santun, menghormati
Ibu dan Bapak Guru, pegawai dan petugas sekolah baik di sekolah maupun di luar
sekolah.
2. harus bersikap sopan dan santun, menghormati
sesama pelajar, baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah.
3. Menggunakan atribut sekolah sekolah.
4. Hadir tepat waktu.
5. patuh kepada nasihat dan petunjuk orang tua
dan guru.
6. tidak dibenarkan untuk meninggalkan kelas
sekolah kecuali mendapat ijin khusus dari guru kelas dan Kepala Sekolah, dan
sebagainya. Kedisiplinan di lingkungan masyarakat, bisa berupa ketaatan
terhadap rambu-rambu
lalu lintas, kehati-hatian dalam menggunakan milik orang lain, dan kesopanan
dalam bertamu.
b)
Disiplin
Masyarakat
Disiplin
dimasyarakat memang harus dilaksanakan. Karena dimasyarakatlah mulainya proses
interaksi antara seseorang dengan orang lain. Jika kita tidak disiplin dirumah
maka kita juga akan tidak disiplin dimasyarakat. Disinilah orang akan menilai
perilaku kita. Dengan mengikuti segala aturan yang ada didalam masyarakat
berarti kita sudah disiplin dimasyarakat. Mampu untuk hidup disiplin
dimasyarakat berarti kita bisa mengendalikan diri untuk tidak berbuat sesuka
hati. Di masyarakat biasanya tidak ada aturan tertulis.
Aturan masyarakat berbentuk norma sopan
santun. Baik dan buruk menurut kebiasaan masyarakat. Contoh aturan di
masyarakat:
1. jangan membunyikan radio atau tv keras keras pada malam hari,
2. jangan bermain di jalan umum,
3. jangan bermain layang layang di jalan.
Aturan-aturan tersebut tidak tertulis namun apabila melanggar kita sendiri yang
rugi.
Berikut ini contoh sikap disiplin di
masyarakat:
1. Menjaga kebersihan lingkungan,
2. Menjaga keamanan lingkungan,
3. Tidak mengganggu tetangga,
4. Berjalan di sebelah kiri
5. Membuang
sampah pada tempatnya Agar kegiatan sehari hari berjalan dengan lancar harus
dibuat jadwal tujuan pembuatan jadwal adalah untuk menciptakan hidup yang
tertib dan teratur.
B. MEMBINA
HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT
Adatiga
faktor yang menyebabkan sekolah harus berhubungan dengan masyarakat :
a)
Faktor perubahan sifat, tujuan dan metode mengajar di
sekolah.
b)
Faktor masyarakat, yang menuntut adanya
perubahan-perubahan dalam pendidikan di sekolah dan perlunya bantuan masyarakat
terhadap sekolah
c)
Faktor perkembangan ide demokrasi bagi masyarakat
terhadap pendidikan.
Pengertian di atas memberikan isyarat
kepada kita bahwa hubungan sekolah dengan masyarakat lebih banyak menekankan
pada pemenuhan akan kebutuhan masyarakat yang terkait dengan sekolah. Di sisi
lain pengertian tersebut di atas menggambarkan bahwa pelaksanaan hubungan
masyarakat tidak menunggu adanya permintaan masyarakat, tetapi sekolah berusaha
secara aktif serta mengambil inisiatif untuk melakukan berbagai aktivitas agar
tercipta hubungan dan kerjasama harmonis.
Membina Hubungan
Sekolah dengan Masyarakat
a. Sekolah
sebagai partner masyarakat di dalam melaksanakan fungsi pendidikan. Dalam
konteks ini, berarti keduanya, yaitu sekolah dan masyarakat dilihat sebagai
pusat-pusat pendidikan yang potensial dan mempunyai hubungan yang fungsional.
b. Sekolah
sebagai prosedur yang melayani kesan pesan pendidikan dari masyarakat
lingkungannya. Berdasarkan hal ini, berarti antara masyarakat dengan sekolah
memiliki ikatan hubungan rasional berdasarkan kepentingan di kedua belah pihak.
c. Masyarakat
berperan serta dalam mendirikan dan membiayai sekolah.
d. Masyarakat
berperan dalam mengawasi pendidikan agar sekolah tetap membantu dan mendukung
cita-cita dan kebutuhan masyarakat.
e. Masyarakat
yang ikut menyediakan tempat pendidikan seperti gedung-gedung museum,
perpustakaan, panggung-panggung kesenian, dan sebagainya.
e. Masyarakat
yang menyediakan berbagai sumber untuk sekolah.
f. Masyarakat
sebagai sumber pelajaran atau laboratorium tempat belajar seperti aspek alami,
industri, perumahan, transportasi, perkebunan, pertambangan dan
C. CONTOH
HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKA
Arti menejemen adalah proses perencanan, mengelola, pengorganisasian,
pengarahan suatu lembaga. Maksud dari pengertian ini bahwa suatu lembaga
memerlukan manajemen untuk mengatur atau merencanakan suatu kegiatan yang akan
di selenggarakan disekolah dengan membentuk suatu organizing (membagi tugas)
dengan ini kegiatan yang sudah direncanakan akan berjalan dengan lancar sesuai
harapan. Hubungan masyarakat dan sekolah sebagai komunikasi antara sekolah dan
masayarakat untuk menanamkan pengertian dan juga karya pendidikan untuk
memajukan sekolah.
Suatu
hubungan yang dijalin oleh sekolah dan masyarakat itu sangat penting karena
untuk menjalin silahturahmi antara sekolah dengan masyarakat. Tujuan hubungan
masyarakat dengan sekolah untuk menyampaikan informasi tentang dunia pendidikan
dan juga untuk melayani masyarakat dalam memahami dunia pendidikan. Hubungan
yang dijalin antara sekolah dan masyarakat yaitu antara wali murid dan juga
masyarakat sekitar sekolah ataupun masyarakat yang masih ada hubungan dengan
sekolah.
Dalam
hubungan ini antara masyarakat dan sekolah sama-sama saling menguntungkan.
Misalnya sekolah mendapatkan kritik dan saran dari masyarakat jika memang
sekolah tersebut ada kekurangan dan sekolah bisa menerima dan memperbaikinya
atau sekolah meminta bantuan dan dukungan saat ada kegiatan-kegiatan tertentu.
Misalnya masyarakat , masyarakat mengetahui program sekolah apa saja
kegiatan-kegatan yang diadakan sekolah dan masyarakat bisa membantunya atau
menyalurkan infaq, sodaqoh. Bisa juga saling mengutarakan suatu pendapat antara
masyarat dan sekolah dan menyelesaikan masalah.
Peran Hubungan antara
keduanya sangat penting, karena sekolah adalah lembaga sosial yang membantu
masyarakt dalam mengenal dunia pendidikan atau mendidik generasi muda akan tau
mengenal dunia dan bisa hidup dimasyarakat dengan memahami, menerima semua yang
ada dimasyarakat, jika tidak ada sekolah maka generasi-generasi muda
tidak bisa memahami dan menerima apa yang terjadi dimasyarakat.
Terimakasih, ini sangat membantu
BalasHapusBagus karya tulisnya
BalasHapus